Buat Pengakses webblog ini, ada tampilan baru yang menjadi perubahan untuk lebih baik di hari esok.
Tolong tinggalkan Comment berupa saran dan Kritik untuk webblog ini untuk pengembangan lebih baik ke depannya…
- Admin -
Buat Pengakses webblog ini, ada tampilan baru yang menjadi perubahan untuk lebih baik di hari esok.
Tolong tinggalkan Comment berupa saran dan Kritik untuk webblog ini untuk pengembangan lebih baik ke depannya…
- Admin -
Pertanyaan-pertanyaan :
1. Apa yang dimaksud dengan sistem Throughput?
2. Terdapat beberapa alternatif yang digunakan untuk menetukan lokasi. Jika item disimpan berdasarkan “activity level“, apa maksudnya ?
Bagaimana jika item jika disimpan bedasarkan “activity-to-space ratios”??
3. Jika dibandingkan, diantara ketiga storage system yang telah dijelaskan mana yang terbaik????
4. Pada conventional storage system terdapat berbagai macamcara penyimapan. Apa yang dimaksud dengan shelving dan bins???
5. Terdapat berbagai macam AS / RS yang terbaik bagi perusahaan tersebut????
Bagi Temen-temen Kelas A, tolong beri comment dan tinggalkan nama beserta nrp!
Nb : UTS besok , kita OPEN BOOK !!!!
best regards,
-KK-
Untuk Temen-teman Sisman Kelasnya pak Yudha Prasetyawan, tolong tinggalkan comment kalian berupa resume dari buku groveer dan bisa men-comment ringkasan temen lain. Dan sertakan nama lengkap dan Nrp temen-temen.
_Admin_
“APLIKASI METODE TPM dan TQM PADA PERUSAHAAN “
Irawan Hutama Putra
Jurusan Teknik Industri, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya
and
Peni Idawati
Jurusan Teknik Industri, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya
Kata Kunci : TPM, TQM, Availabilitas Sistem, Kualitas.
Ringkasan beberapa jurnal yang sudah kami dapatkan:
1. Desember 1999 = tentang konsep Total Quality Management
2. Juni 2000 = Pemakaian alat pengendalian kualitas tergantung pada kondisi pemakaiannya.
3. Juni 2000 = Penerapan metode Multi Criteria Decision Making untuk penerapan strategi sistem perawatan khususnya metode AHP (Analytical Hierarchy Process) dan Metode Heuristic
4. Juni 2001 = Persamaan metode Taguchi dan 2 k-p fractional factorial dalam pengendalian kualitas produk
5. Juni 2001 = Total Productive Maintenance dalam industri yang tidak hanya fokus pada perawatan saja tapi juga pada semua sapek dari operasi dan instalasi fasilitas produksi.
6. Desember 2003 = Implementasi six sigma untuk peningkatan kualitas
7. Juni 2005 = Preventive Maintenance desain dengan modularity desain untuk mengurangi biaya life cycle dan proses berulang
8. Desember 2005 = Aktivitas Quality Assurance Network (QA Network) untuk mencegah produk “Not Good” sampai ke konsumen.
9. Desember 2005 = Overall Equipment Effectiveness (aplikasi dari TPM) fokus terhadap faktor-faktor yang akan diperbaiki saja.
10. April 2007 = Metode “Age Replacement” untuk menentukan interval penggantian penmcegahan berdasarkan umur optimal komponen.
11. Juni 2007 = Qualitometro II Method untuk mengukur service quality dan menawarkan kepuasan terhadap pelanggan.
1. Metode Smith and Dekker
# Metode ini menggabungkan model avaibilitas dan model perawatan dengan memperhatikan perkiraan waktu downtime dan uptime.
# Model ini merupakan model 1 out of n system, yaitu sebuah model yang terdiri dari satu mesin yang beroperasi dan didukung oleh (n-1) buah mesin cadangan. Model 1 out of n system juga dapat diaplikasikan pada komponen-komponen yang dapat diganti. Selain itu model ini menggunakan distribusi kerusakan yang meningkat terhadap waktu.
2. Metode Aven dan Van der Duyn Schouten & Wartenhorst
Model Aven
>> Dalam model Aven, asumsi yang digunakan yaitu waktu perbaikan memiliki distribusi eksponensial dan sistem yang dioperasikan memiliki laju kerusakan konstan.
Model Van der Duyn Schouten & Wartenhorst
>> mempertimbangkan uptime dan downtime dari 1 out of 2 system dengan Markovian degrading units.
By :
Irawan dan Peni (kelompok 1)
Dari beberapa jurnal yang kami dapatkan, kami mencoba menganalisa isi dari jurnal-jurnal tersebut.
Sebagian yang telah kami baca,
kami dapat menarik kesimpulan sementara bahwa maintenance terhadap sebuah mesin yang baik
akan meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan.
Ada banyak metode yang digunakan dalam maintenance suatu mesin,
salah satu yang kami ketahui yaitu Model Smith and Decker memberikan perkiraan uptime dan downtime sistem sehingga dapat diperoleh perkiraan yang baik untuk rata-rata biaya operasi dalam jangka waktu panjang.